Analisis Data
Data menunjukkan bahwa jumlah nilai pinjaman rupiah konsumsi yang diberikan oleh BPR di Kabupaten Bolaang Mongondow mengalami penurunan dari 816,63 juta rupiah pada tahun 2022 menjadi 754,07 juta rupiah pada tahun 2023. Penurunan ini menandakan adanya perubahan dalam pola konsumsi dan kebutuhan pinjaman masyarakat, yang mungkin dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan sosial.
Selain itu, dalam tahun 2021, tidak terdapat data pinjaman yang tercatat, menunjukkan bahwa BPR mungkin baru mulai beroperasi atau ada masalah dalam pencatatan data pada tahun tersebut. Penurunan dari 2022 ke 2023 sebesar 62,56 juta rupiah ini dapat menjadi perhatian bagi pemangku kebijakan, khususnya dalam merumuskan strategi untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pinjaman dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Bolaang Mongondow.

