Analisis Data
Data menunjukkan adanya penurunan signifikan pada jumlah perusahaan industri besar dan sedang (IBS) di Kabupaten Minahasa, dari 3 perusahaan pada tahun 2021 menjadi hanya 1 perusahaan pada tahun 2022. Penurunan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh sektor industri di daerah tersebut, termasuk kemungkinan faktor-faktor seperti perubahan kebijakan, kondisi ekonomi lokal, atau dampak dari pandemi yang mungkin mempengaruhi operasional bisnis.
Penurunan jumlah perusahaan ini bisa berimplikasi pada lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Minahasa. Dengan hanya tersisa 1 perusahaan IBS, penting bagi pemangku kepentingan untuk menganalisis penyebab dari penurunan ini dan merumuskan strategi untuk mendukung pemulihan dan pertumbuhan sektor industri di masa depan. Observasi lebih lanjut terhadap trend ini dan upaya revitalisasi industri akan sangat krusial bagi pembangunan ekonomi daerah.

