Analisis Data
Data jumlah nikah dan cerai di Kabupaten Minahasa dari tahun 2021 hingga 2023 menunjukkan tren yang menarik dan bervariasi. Pada tahun 2021, terdapat 51 pernikahan dan perceraian yang dicatat, yang kemudian meningkat drastis menjadi 79 pada tahun 2022. Namun, angka ini mengalami penurunan kembali ke 68 pada tahun 2023, mencerminkan ketidakstabilan dalam institusi perkawinan di daerah tersebut.
Penyebab dari fluktuasi ini bisa jadi dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial dan ekonomi yang sedang berlangsung di Kabupaten Minahasa. Tahun 2022 tampaknya merupakan puncak jumlah pasangan yang menikah atau bercerai, yang berpotensi dipengaruhi oleh kembalinya aktivitas sosial pasca pandemi, sementara penurunan di tahun-tahun berikutnya bisa jadi karena faktor ketidakpastian yang membuat pasangan lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan mengenai pernikahan. Memahami dinamika ini penting untuk merumuskan kebijakan yang lebih baik dalam mendukung kesehatan keluarga di wilayah tersebut.

