Analisis Data
Analisis data menunjukkan bahwa pada tahun 2021, tidak ada pinjaman investasi yang diberikan oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kabupaten Bolaang Mongondow, yang dapat diartikan sebagai tahap awal atau perintisan dalam pengembangan layanan perbankan lokal. Namun, pada tahun 2022, terjadi lonjakan yang signifikan dengan pencapaian nilai pinjaman sebesar 24,67 miliar Rupiah, menunjukkan adanya antusiasme dan kepercayaan terhadap investasi oleh masyarakat setempat.
Sayangnya, tahun 2023 membawa dampak buruk dengan penurunan yang drastis, hanya mencapai 7,45 miliar Rupiah. Hal ini menandakan tantangan yang dihadapi oleh BPR dalam mempertahankan momentum investasi atau mungkin efek dari kondisi ekonomi yang lebih luas yang mempengaruhi kepercayaan dan kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan layanan pinjaman. Penurunan ini memerlukan perhatian lebih agar BPR dapat kembali merangsang investasi di wilayah ini.

