Analisis Data
Selama periode 2021 hingga 2023, Kabupaten Bolaang Mongondow mengalami stagnasi total dalam jumlah rekening pinjaman rupiah dan valuta asing yang diberikan untuk kredit modal kerja oleh bank konvensional persero. Tercatat bahwa di ketiga tahun tersebut, nilai jumlah rekening pinjaman tetap nol, mencerminkan kondisi ekonomi yang mungkin menghadapi tantangan signifikan.
Ketidakaktifan dalam pemberian pinjaman ini bisa menandakan rendahnya permintaan dari pelaku usaha untuk mendapatkan modal kerja atau ketidakpercayaan bank terhadap potensi pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Dalam konteks yang lebih luas, fenomena ini perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk merangsang pertumbuhan sektor ekonomi dan mengingkatkan aksesibilitas pembiayaan bagi pengusaha lokal.

