Analisis Data
Data menunjukkan transformasi yang dramatis dalam jumlah rekening pinjaman rupiah investasi yang dikelola oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kabupaten Bolaang Mongondow. Pada tahun 2021, tidak ada rekening pinjaman yang tercatat, namun pada tahun 2022 jumlahnya melonjak menjadi 411 rekening. Lonjakan tersebut menandai adanya peningkatan akses dan pemanfaatan layanan perbankan oleh masyarakat setempat.
Sayangnya, pada tahun 2023, angka ini jatuh dengan tajam menjadi 221 rekening, mencatat penurunan hampir 46% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini memberikan sinyal tentang potensi masalah, mungkin terkait dengan perubahan kebijakan kredit, kurangnya permintaan dari masyarakat, atau bahkan tantangan ekonomi yang lebih luas yang memengaruhi kepercayaan dan kemampuan peminjam. Penting untuk menganalisis lebih dalam faktor-faktor penyebab penurunan ini guna merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kembali jumlah rekening pinjaman di masa yang akan datang.

