Analisis Data
Data yang tersedia menunjukkan bahwa pada tahun 2021, tidak ada rekening pinjaman rupiah konsumsi yang tercatat, namun pada tahun 2022 jumlahnya melonjak mencapai 35,979 rekening. Angka ini mencerminkan pertumbuhan yang signifikan dalam penyaluran pinjaman konsumsi oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di daerah ini setelah tahun sebelumnya tanpa aktivitas pinjaman yang terukur.
Sayangnya, pada tahun 2023 terjadi penurunan yang cukup drastis, membawa jumlah rekening pinjaman menjadi 33,166. Penurunan ini dapat mengindikasikan berbagai faktor, mulai dari ketatnya kebijakan pinjaman oleh BPR, perubahan kondisi ekonomi, hingga kebutuhan masyarakat yang mungkin tidak sekuat tahun sebelumnya. Tren ini perlu dianalisis lebih lanjut untuk memahami dinamika sektor perbankan dan kebutuhan keuangan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow.

