Analisis Data
Data menunjukkan bahwa total nilai pinjaman rupiah yang diberikan oleh bank umum kepada UMKM di sektor pertambangan dan penggalian di Kabupaten Minahasa mengalami fluktuasi dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2021, nilai pinjaman tercatat sebesar 34.5 miliar Rupiah, kemudian turun sedikit menjadi 32.98 miliar Rupiah pada tahun 2022. Namun, pada tahun 2023, terdapat lonjakan yang signifikan hingga mencapai 36.03 miliar Rupiah.
Peningkatan ini menunjukkan adanya optimisme dan peningkatan kepercayaan dari bank terhadap sektor UMKM pertambangan dan penggalian di daerah tersebut. Hal ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan sektor tersebut, peningkatan permintaan pasar, serta potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Minahasa. Tren ini harus dipantau lebih lanjut untuk melihat keberlanjutan pertumbuhan dan dampaknya terhadap perekonomian lokal.

